Menu Close

Pertimbangkan Faktor-Faktor Ini Sebelum Membeli Kacamata Anti Radiasi

Sadar tidak sadar, perkembangan zaman menuntut perubahan pola hidup manusia. Perubahan pola hidup itu pada akhirnya berpengaruh pada kesehatan kita, salah satu contoh saja ialah kondisi kesehatan mata. Penurunan kondisi kesehatan mata banyak dipicu oleh paparan radiasi dari perangkat teknologi informasi; seperti komputer dan ponsel. Untungnya, kita bisa mencegah dengan penggunaan kacamata anti radiasi.

Gunakan kacamata anti radiasi terbaik untuk menjaga kesehatan matamu.

Kacamata anti radiasi adalah alat yang diciptakan khusus untuk menghalau mata terpapar radiasi secara langsung. Radiasi yang berpotensi merusak mata tak hanya berasal dari sinar biru yang dipancarkan gadget. Namun, sinar ultraviolet yang berasal dari matahari juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan mata. Termasuk juga radiasi nuklir dalam beberapa kasus.

Oleh karena itu, bagi kamu yang sehari-hari kerap bersinggungan langsung dengan potensi radiasi tersebut amat disarankan menggunakan kacamata anti radiasi agar kondisi kesehatan mata tetap dapat dipertahankan.

Masalahnya, memilih kacamata anti radiasi tak bisa sembarangan. Kualitas dan fitur dari kacamata tersebut amat berkaitan dengan kondisi kesehatan matamu kelak. Sebagai pedoman, berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli kacamata anti radiasi:

  • Mampu menghalau radiasi

Seperti namanya, kacamata anti radiasi tentu saja harus dapat menangkal radiasi yang membahayakan mata. Lensa berbahan plastik atau kaca pada dasarnya hanya dapat menghalau sedikit sinar ultraviolet, tapi penambahan lapisan khusus pada lensa adalah satu cara untuk menghalau sinar ultraviolet secara total.

Karena itu, saat memilih kacamata anti radiasi, kamu harus memastikan bahwa kacamata tersebut telah dilengkapi oleh lapisan khusus yang mampu menangkal radiasi sinar ultraviolet. Utamakan pelapis yang mampu menangkal radiasi sebesar 99-100 persen atau diberi label 400 nm.

  • Dibuat dengan lensa yang baik

Pastikan juga bahwa lensa kacamata anti radiasi telah didesain dengan benar. Cara mengujinya cukup mudah. Kenakan kacamata dan peganglah gelas pada jarak ideal dari pandangan kamu dan lihat suatu pola persegi atau garis lurus sambil menutup satu mata.

Pindahkan gelas tersebut secara perlahan dari satu sisi ke sisi lain, serta ke sisi atas dan bawah. Jika garis tetap terlihat lurus, maka lensa yang terdapat pada kacamata anti radiasi itu merupakan lensa kacamata yang baik.

  • Memiliki lensa yang terpolarisasi

Kacamata dengan lensa terpolarisasi (polarized lens) dapat membantu mengurangi silaunya sinar matahari yang terpantul dari kaca, cermin, jalan, atau genangan air. Oleh karena itu, demi kenyamanan beraktivitas di siang hari, dianjurkan untuk menggunakan kacamata anti radiasi dengan lensa yang terpolarisasi.

  • Memiliki bingkai dan lensa yang berukuran besar

Selain memastikan bahwa kacamata yang dibeli mampu menangkal radiasi sinar ultraviolet, kamu juga harus mempertimbangkan bingkai dan ukuran kacamata yang dipilih. Kacamata dengan bingkai dan lensa yang lebih besar dinilai mampu menutupi area di sekitar mata dengan baik.

  • Model atau bingkai kacamata

Sebenarnya faktor ini tidak terlalu memengaruhi fungsi dari kacamata anti radiasi itu sendiri. Faktor ini berkaitan dengan estetika atau dalam hal ini style. Kacamata anti radiasi pun tersedia dengan beragam pilihan bingkai, termasuk beragam warna, dan sebagainya, yang baik dari segi tampilan. Artinya, kamu dapat memilih model kacamata dengan bingkai yang menurutmu paling cocok dengan wajah.

Itulah beberapa faktor yang sekiranya perlu diperhatikan dalam memilih kacamata anti radiasi. Perlu digarisbawahi bahwa kamu membeli kacamata anti radiasi agar mata mendapat proteksi dari berbagai potensi radiasi, sehingga pastikan kamu memilih kacamata dengan mengutamakan faktor kualitas di atas segala-galanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *