Menu Close

Mengenal Cara Kerja Sagestam, Obat Infeksi Kulit Akibat Bakteri

Infeksi pada kulit bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya karena bakteri. Infeksi kulit akibat bakteri pun dibedakan menjadi dua, yakni primer dan sekunder. Pengobatannya tentu disesuaikan dengan penyebab dan kondisinya, salah satu obat yang bisa digunakan adalah sagestam.

Infeksi kulit primer biasanya terjadi pada kulit yang normal, disebabkan oleh staphilokokus aurius dan streptokokus. Sedangkan infeksi sekunder umumnya terjadi di kulit yang sudah mengalami kelainan sebelumnya. 

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Infeksi

Ada beberapa hal yang menjadi faktor yang menyebabkan seseorang mengalami infeksi kulit, yaitu:

  • Penurunan daya tahan tubuh
  • Kebersihan tubuh tidak terjaga
  • Mengalami kelainan kulit sebelumnya

Pada kulit anak, infeksi kulit primer yang sering ditemukan adalah yang disebabkan strepto kokus, yaitu:

  • Impetigo krustosa, muncul di sekitar mulut, hidung, hinggal telinga
  • Ektima yang biasanya muncul di area kulit tungkai dan lengan. Gejala kondisi ini berupa gatal atau nyeri, bernanah, kemerahan, krusta madu
  • Impetigo bulosa yang memiliki gejala kulit berlepuh. Kondisi ini disebut juga cacar monyet, furunkel, folikulitis, dan karbunkel.
  • Bercak kemerahan, bengkak, dan nyeri atau disebut juga erisepelas, selulitis, radang kelenjar keringat. 

Anak yang terkena infeksi kulit yang disebutkan di atas, biasanya anak akan mengalami demam atau badannya panas. Jika sudah begitu, maka bakteri bisa disebut sudah menyebar dalam pembuluh darahnya. 

Selain itu, infeksi kulit akibat bakteri bisa menyebabkan gangguan pada ginjal seperti urine berwarna merah.

Sagestam untuk Obati Infeksi Kulit Akibat Bakteri

Salah satu obat yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi kulit karena bakteri adalah Sagestam krim ini.

Obat Sagestam tergolong obat keras karena mengandung bahan utama berupa gentamycin sulfate. Fungsi Sagestam ini adalah untuk mengatasi infeksi kulit primer dan sekunder akibat bakteri, seperti radang folikel rambut, infeksi kulit menular, infeksi berupa benjolan bernanah, dermatitis, hingga jerawat yang meradang. 

Selain berupa krim, obat gentamicin yang diberikan secara oral juga bisa mengobati septikemia atau keracunan di darah akibat bakteri, infeksi saluran kemih, radang selaput otak, infeksi saluran pencernaan, infeksi kulit, infeksi jaringan lunak dan tulang, hingga infeksi saluran pernapasan.

Perlu diketahui bahwa kandungan gentamicin dalam obat Sagestam merupakan antibiotik golongan aminoglikosida yang bisa menghentikan pertumbuhan bakteri. Itulah kenapa obat Sagestam bisa mengobati infeksi bakteri.

Cara Kerja Obat Sagestam

Obat sagestam yang mengandung gentamicin memiliki cara kerja dengan cara mengganggu sintesis protein bakteri. Hal ini dilakukan dengan cara mengikat subunit ribosom 30S yang menyebabkan membran sel bakteri rusak. Ini akan membuat pertumbuhan bakteri jadi terhambat sehingga bakteri akan mati.

Obat ini bisa digunakan sesuai dengan dosis yang tertera pada label kemasan atau disesuaikan dengan anjuran dokter. Obat sagestam ini tidak bisa dibeli bebas di apotek karena memerlukan resep dokter karena tergolong obat keras. 

Obat sagestam bisa digunakan dengan mengoleskan krim tipis-tipis di area yang terinfeksi bakteri. Oleskan krim setidaknya 3-4 kali dalam sehari. 

Kandungan gentacimin ini memiliki efek samping yang mungkin terjadi, berupa:

  • Gangguan saluran pencernaan seperti muntah, peradangan pada mulut, dan mual
  • Diare, pasien sebaiknya minum cairan lebih banyak agar tidak mengalami dehidrasi
  • Demam
  • Lelah
  • Nyeri sendi
  • Mulut kering
  • Sulit bernapas
  • Pingsan
  • Sulit menelan
  • Kejang
  • Mengalami gangguan penglihatan, ginjal, pendengaran, hingga gangguan pada darah dan sistem limfatik
  • Anemia
  • Tidak nafsu makan
  • Terasa sensasi terbakar di mata
  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan

Jika efek samping semakin memburuk, maka segeralah bertemu dengan dokter untuk mendapatkan bantuan medis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *